PENGEMBANGAN IDE PROYEK
PENGEMBANGAN IDE PROYEK
A. Identifikasi
Permasalahan dan Kebutuhan
Mencari
informasi sebanyak-banyaknya untuk mengidentifikasi permasalahan dan kebutuhan
:
Informasi
yang akurat, dapat diandalkan dan mencukupi sangat dibutuhkan supaya:
· Perencanaan dapat
berjalan efektif dan efisien;
· Waspada terhadap semua
faktor dan kejadian yang dapat mempengaruhi proyek, misalnya konteks lokasi
proyek;
· Memahami penyebab
masalah atau isu yang berkembang;
· Mengetahui apa yang
sudah dikerjakan orang lain, guna menghindari duplikasi dan melihat peluang
kerjasama yang dibutuhkan;
· Menjelaskan langkah
yang paling sesuai untuk menanggapi kebutuhan atau mengatasi permasalahan;
· Membenarkan masukan
dan penggunaan sumberdaya. (Setiawan, 2014).
B. Formulasi Proyek
Menurut Bintoro
Tjokroaminoto, perencanaan ialah proses mempersiapkan kegiatan-kegiatan secara
sistimatis yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan tertentu.
Tujuan Perencanaan :
1. Standar pengawasan, yaitu mencocokan pelaksanaan dengan perencanaan
2. Mengetahui kapan pelaksanaan dan selesainya suatu kegiatan
3. Mengetahaui struktur organisasinya
4. Mendapatkan kegiatan yang sistematis termasuk biaya dan kualitas pekerjaan
5. Memimalkan kegiatan-kegiatan yang tidak produktif
6. Memberikan gambaran yang menyeluruh mengenai kegiatan pekerjaan
7. Menyerasikan dan memadukan beberapa subkegiatan
8. Mendeteksi hambatan kesulitan yang bakal ditemui
9. Mengarahkan pada pencapaian tujuan
10. Menghemat biaya, tenaga dan waktu. (ERIZA12, 2013).
Tujuan Perencanaan :
1. Standar pengawasan, yaitu mencocokan pelaksanaan dengan perencanaan
2. Mengetahui kapan pelaksanaan dan selesainya suatu kegiatan
3. Mengetahaui struktur organisasinya
4. Mendapatkan kegiatan yang sistematis termasuk biaya dan kualitas pekerjaan
5. Memimalkan kegiatan-kegiatan yang tidak produktif
6. Memberikan gambaran yang menyeluruh mengenai kegiatan pekerjaan
7. Menyerasikan dan memadukan beberapa subkegiatan
8. Mendeteksi hambatan kesulitan yang bakal ditemui
9. Mengarahkan pada pencapaian tujuan
10. Menghemat biaya, tenaga dan waktu. (ERIZA12, 2013).
C. Mind Mapping
Pemetaan
Pikiran (bahasa Inggris Mind Mapping) adalah yaitu suatu metode untuk
memaksimalkan potensi pikiran manusia dengan menggunakan otak kanan dan otak
kirinya secara simultan. Metode ini diperkenalkan oleh Tony Buzan pada tahun
1974, seorang ahli pengembangan potensi manusia dari Inggris.
Upaya
Tony Buzan sebenarnya muncul dari pengamatannya dalam bidang perkembangan
teknologi komputer pada tahun 1971. Tony Buzan berpikir, “kenapa komputer perlu
manual pemakaian ribuan lembar untuk dapat beroperasi?” tetapi “Kenapa manusia
sebagai makhluk berpikir bisa jauh lebih hebat. Tanpa manual manusia bisa
melakukan rekayasa dan tindakan yang dahsyat, misalnya mengubah dunia?”.
Perbedaan kemampuan antara komputer dan manusia itu Tony Buzan kemudian
mengeksplorasi daya pikir manusia dengan merekayasa model pengembangan potensi
manusia yang disebutnya Pemetaan Pikiran.
Pemetaan
Pikiran saat ini sudah dikenal luas di berbagai bidang pengembangan sumber daya
manusia (SDM). Penerapannya mencakup manajemen organisasi, penulisan,
pembelajaran, pengembangan diri, dll. Namun, yang paling potensial adalah dalam
bidang pengembangan diri. 'Pemetaan pikiran' dibuat dengan menggunakan tiga
pensil/bolpoin berbeda warna(minimal) dan akar pemetaan pikiran harus memiliki
3 cabang(minimal) yang mengandung kata kunci yang singkat. (wikipedia,
2014).
Beberapa manfaat metode pencatatan menggunakan Mind mapping, antara lain:
Beberapa manfaat metode pencatatan menggunakan Mind mapping, antara lain:
· Tema utama terdefinisi
secara sangat jelas karena dinyatakan di tengah.
· Level keutamaan
informasi teridentifikasi secara lebih baik. Informasi yang memiliki kadar
kepentingan lebih diletakkan dengan tema utama.
· Hubungan masing-masing
informasi secara mudah dapat segera dikenali.
· Lebih mudah dipahami
dan diingat.
· Informasi baru
setelahnya dapat segera digabungkan tanpa merusak keseluruhan struktur Mind
mapping, sehingga mempermudah proses pengingatan.
· Masing-masing Mind
mapping sangat unik, sehingga mempermudah proses pengingatan.
· Mempercepat proses
pencatatan karena hanya menggunakan kata kunci. (Hari, 2016).
Komentar
Posting Komentar